Sulap Sampah Plastik Jadi Kaki Palsu, Inovasi Putra Tamblang melalui YKKS Buat Menteri LH Terpukau
I MADE WASUYUTA, S.Pd 22 September 2026 12:24:40 WITA
Pengelolaan sampah jika berada di tangan yang tepat dapat membawa berkah dan bernilai ekonomi tinggi. Hal ini dibuktikan langsung oleh Yayasan Kaki Kita Se-nusantara (YKKS) yang sukses menyulap limbah plastik menjadi kaki palsu berkualitas bagi penyandang disabilitas. Inovasi kemanusiaan berbasis lingkungan tersebut dipamerkan langsung saat jajaran pengurus YKKS beraudiensi dengan Menteri Lingkungan Hidup (LH), Jumhur Hidayat, di ruang kerjanya, Jumat (18/9/2026).
Dalam pertemuan itu, Menteri Lingkungan Hidup didampingi Direktur Penanganan Sampah Kementerian LH, Melda Mardalina. Hadir memimpin rombongan YKKS yakni Ketua Dewan Pembina YKKS yang juga Founder Bali Waste Cycle (BWC), Putu Ivan Yunatana, serta Ketua YKKS, Made Aditiasthana.
Dalam kesempatan tersebut, yayasan yang berbasis di Kabupaten Buleleng itu memperlihatkan dua sampel kaki palsu unik hasil olahan limbah plastik jenis HDPE dan kemasan multilayer product (MLP). Keduanya merupakan jenis sampah yang kerap mencemari pesisir pantai, sungai, hingga hutan di Bali. Salah satu kaki palsu bahkan dibuat murni dari daur ulang tutup botol air mineral warna biru.
"Dua sampel kaki palsu ini membuktikan bahwa sampah plastik sangat bermanfaat dan bernilai ekonomi tinggi jika ekosistemnya dikelola dengan baik. Kami mengawinkan solusi lingkungan dengan misi kemanusiaan untuk warga kurang mampu," ujar Putu Ivan Yunatana usai audiensi.
Ketua YKKS yang merupakan putra kebanggaan yang lahir di Desa Tamblang Made Aditiasthana (Putra dari pasangan Ketut Wisna dan Ni Nyoman Cintiasih) mengungkapkan, untuk membuat satu buah kaki palsu membutuhkan sekitar 5 kilogram sampah plastik sebagai bahan baku. Setelah melalui proses pelelehan dan pembentukan, material tersebut menyusut menjadi 2 hingga 3 kilogram. Menariknya, penggunaan plastik daur ulang menghasilkan motif yang artistik dan unik pada tiap produk. Warna yang terbentuk murni berasal dari warna asli sampah plastik tanpa bahan pewarna tambahan.
"Corak dan kreativitasnya bergantung pada pemilah. Warna terbentuk alami dari limbahnya. Misalnya kombinasi putih dan bercak hitam, itu dari sampah plastik warna putih dan hitam. Pembeli atau penerima bantuan juga bisa minta kustomisasi warna," jelas pria yang akrab disapa Adit ini.
Hingga kini, program kaki palsu gratis dari daur ulang sampah plastik ini telah disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Bali, Lombok, hingga Kota Palu. Program aksi ini terwujud berkat kolaborasi dana CSR perusahaan seperti JHL, The Body Shop, Mitra Prodin, hingga donasi perorangan.
Inovasi solutif YKKS ini mendapat apresiasi dari Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat. Ia mengaku bangga dan menyambut positif langkah YKKS yang berhasil memberi nilai tambah pada sampah plastik yang selama ini sulit didaur ulang. Menteri LH menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya agar makin banyak limbah anorganik yang bisa dimanfaatkan menjadi produk bernilai guna tinggi.
"Kuncinya ada di pemilahan dari awal. Yang anorganik pun ternyata bisa diolah menjadi produk luar biasa seperti ini," puji Menteri Jumhur sambil menunjukkan kaki palsu buatan YKKS.
Dalam pertemuan itu, YKKS juga turut mengundang Menteri Lingkungan Hidup untuk hadir dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember 2026 mendatang di Bali, guna menyaksikan langsung penyerahan kaki palsu hasil daur ulang sampah kepada para penyandang disabilitas.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Sulap Sampah Plastik Jadi Kaki Palsu, Inovasi Putra Tamblang melalui YKKS Buat Menteri LH Terpukau
- Wujudkan Warga Sehat, Posyandu Cempaka Layani Balita Hingga Lansia
- Responsif dan Peduli, Posyandu Melati 2 Gelar Layanan Kesehatan Warga
- Pemerintah Desa Tamblang Serahkan Bantuan Alat Bantu Jalan untuk Warga Banjar Dinas Kelod Kauh
- DUA ATLET CILIK DESA TAMBLANG HARUMKAN NAMA BULELENG DI AJANG SOEKARNO RUN BWX BANYUWANGI
- Kemensos Tepis Isu Bansos Dipangkas demi Program Makan Gratis
- Panen Perdana Padi Organik Demplot HKTI di Desa Tamblang Buktikan Hasil Melimpah















