CINTA SAMPAI MATI: Pelukan Terakhir Kakek Demi Selamatkan Cucu di Ganasnya Tukad Aye

Komang Adi Susastra 09 April 2026 13:29:09 WITA

NYAWA DITARUHKAN, TAPI ALAM BERKEHENDAK LAIN. Pencarian kakek dan cucu yang hanyut di Sungai Tukad Aye, Desa Bontihing, akhirnya berakhir dengan duka yang menyayat hati pada Rabu (8/4) pagi.

Sebuah Pengorbanan yang Luar Biasa:
Selasa sore itu, keceriaan mandi di sungai berubah jadi mimpi buruk. Saat debit air tiba-tiba mengamuk akibat kiriman dari hulu, Gede Vikram (6) terseret arus deras. Tanpa ragu sedetik pun, sang kakek, I Ketut Budasa (61), melompat demi menyelamatkan cucu tercintanya.

Nahas, sang kakek justru ikut tertelan derasnya air. Ia ditemukan di hari pertama dalam kondisi tak bernyawa di antara bebatuan.

Maut di Muara Bendungan:
Setelah operasi pencarian besar-besaran selama dua hari, tubuh mungil Gede Vikram akhirnya ditemukan mengapung di muara Bendungan Tamblang sekitar pukul 07.00 WITA. Harapan keluarga untuk keajaiban pun pupus seketika.

Sampai kapan kita harus kehilangan nyawa di aliran sungai? Kejadian ini menjadi tamparan keras bahwa sungai bukan hanya tempat bermain, tapi bisa menjadi 'kuburan' dalam hitungan detik saat cuaca buruk di hulu. Masihkah kita abai dengan tanda-tanda alam?

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Survey Kepuasan Pelayanan Pemdes Tamblang

Layanan Pengaduan Pemerintah Desa Tamblang

Lokasi Tamblang

tampilkan dalam peta lebih besar